Search

Samsung Tutup Pabrik Ponsel di Tiongkok - Investor Daily

SEOUL – Samsung Electronics akan menghentikan operasional di salah satu pabrik pembuatan telepon selular (ponsel), pada akhir tahun ini. Samsung beralasan, penutupan dilakukan karena angka penjualan ponselnya di pasar pasar smartphone terbesar di dunia mengalami penurunan, di tengah meningkatnya persaingan dari produsen ponsel lokal yang menawarkan harga lebih murah.

Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) tersebut melihat pangsa pasar ponsel produksinya di Tiongkok telah menyusut menjadi 1% pada kuartal I tahun ini.

Menurut perusahaan riset pasar, Counterpoint, produk ponsel asal Negeri Ginseng itu kalah saing dengan merek-merek lokal Tiongkok, seperti Huawei. Sebelumnya, Counterpoint sempat mencatat bahwa pangsa pasar Samsung di Tiongkok mencapai sekitar 15% pada pertengahan 2013.

“Sebagai bagian dari upaya-upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dalam fasilitas-fasilitas produksi kami, Samsung Electronics telah tiba pada keputusan sulit yakni menghentikan salah satu operasional pabrik Tianjin Electronics Electronics Samsung,” demikian disampaikan Samsung dalam pernyataan yang dikutip Reuters, pada Rabu (12/12). Pernyataannya merujuk pada salah satu pabrik yang berada di kota Tianjin, Tiongkok utara.

Menurut laporan, pabrik di Tianjin yang sekarang mempekerjakan sekitar 2.600 karyawan, dijadwalkan ditutup pada akhir tahun ini.

Meski ditutup, Samsung – sebagai produsen smartphone terbesar di dunia – mengatakan akan memberikan paket-paket kompensasi kepada karyawan dan juga memberikan kesempatan untuk memindahkan mereka ke fasilitas-fasilitas Samsung lainnya.

Perusahaan juga menyebutkan masih akan meneruskan operasional pabrik ponsel lain yang berada di Huizhou, provinsi Guandong selatan, Tiongkok.

Samsung merupakan perusahan yang fokus pada negara-negara berbiaya rendah seperti Vietnam dan India untuk menghasilkan produknya.

“Samsung tidak perlu tinggal di Tiongkok karena naiknya biaya tenaga kerja dan pangsa pasarnya di Tiongkok yang nyaris tidak ada. Mereka bisa menjadi lebih baik di India dan Vietnam,” ujar Greg Roh, analis senior dari Hyundai Motor Securities.

Menurut laporan surat kabar Korea Selatan, Electronic Times, pabrik Samsung di Tianjin dapat memproduksi 36 juta unit ponsel per tahun, dan pabrik lainnnya di Huizhou mampu menghasilkan 72 juta unit. Sementara dua pabrik Samsung di Vietnam secara total mampu menghasilkan 240 juta unit per tahun.

Namun saat diminta konfirmasi mengenai kapasitas masing-msasing pabrik, Samsung menolak memberi jawaban.

“Tiongkok tetap merupakan pasar penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan ekonomi Tiongkok dengan mendorong pertumbuhan dalam industri komponen,” demikian pernyataan Samsung. (sumber lain/eld)

Let's block ads! (Why?)

Read Again https://id.beritasatu.com/home/samsung-tutup-pabrik-ponsel-di-tiongkok/183609

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Samsung Tutup Pabrik Ponsel di Tiongkok - Investor Daily"

Post a Comment

Powered by Blogger.